Tuesday, April 28, 2020

Fakta Menyenangkan Tentang Lumba-lumba

Fakta Menyenangkan Tentang Lumba-lumba - Lumba-lumba dikenal sebagai makhluk yang cerdas dan suka bermain yang dapat belajar melakukan trik yang mengesankan. Tetapi Anda mungkin tidak tahu bahwa lumba-lumba juga merupakan pemenang popok yang telah membantu Angkatan Laut AS melindungi hulu ledak nuklir. Berikut adalah 15 fakta tentang Lumba - Lumba yang lucu dan ramah.

Lumba - Lumba adalah Nappers yang sangat baik

Karena lumba-lumba tidak dapat bernapas di bawah air, mereka perlu berenang ke permukaan laut untuk mendapatkan udara. Jadi bagaimana mereka tidur tanpa tenggelam? Pada dasarnya, lumba-lumba adalah nappers kekuatan juara. Daripada tidur selama beberapa jam pada suatu waktu, mereka beristirahat satu belahan otak mereka selama 15 hingga 20 menit pada suatu waktu, dan mereka mengambil "tidur siang" ini beberapa kali setiap hari. Dengan mengistirahatkan satu belahan otak mereka pada satu waktu, lumba-lumba dapat terus berenang, bernapas, dan mengawasi pemangsa 24/7.

Lumba - Lumba Berkomunikasi Dengan Decak Dan Peluit

Lumba-lumba berkomunikasi satu sama lain di bawah air dengan membuat berbagai vokalisasi. Untuk menemukan mangsa dan menavigasi lautan, mereka mengeluarkan bunyi klik, dan mereka "berbicara" dengan lumba-lumba lain dengan bersiul. Lumba-lumba juga menghasilkan suara ledakan-pulsa keras ketika mereka merasa bersemangat atau agresif, seperti ketika mereka perlu menakuti hiu di dekatnya. Beberapa lumba-lumba betina juga menghasilkan denyut nadi untuk menegur anak mereka, yang disebut anak sapi, karena perilaku buruk.

Bahasa Lumba - Lumba Tetap Dengan Misteri

Meskipun para ilmuwan kelautan telah mempelajari dan merekam vokalisasi lumba-lumba selama beberapa dekade, banyak aspek dari bahasa binatang dan bagaimana mereka berkomunikasi masih belum diketahui. Para ilmuwan belum merinci satuan suara lumba-lumba, dan mereka masih mencari Batu Rosetta yang menghubungkan vokalisasi hewan dengan perilaku mereka. Dengan menggunakan teknologi baru termasuk algoritma dan perekam frekuensi tinggi yang bekerja di bawah air para ilmuwan berharap akhirnya membuka misteri bahasa lumba-lumba.

Lumba - Lumba Menggunakan Ekolokasi Untuk Navigasi

Untuk mengetahui di mana mereka berada dalam kaitannya dengan benda dan hewan lain, lumba-lumba menggunakan ekolokasi Setelah mengeluarkan serangkaian klik bernada tinggi, mereka mendengarkan gema memantul dari lingkungan mereka. Berdasarkan gema ini, lumba-lumba dapat menilai di mana mereka berada di ruang dan menentukan ukuran dan bentuk objek di dekatnya. Selain membantu lumba-lumba menghindari pemangsa, ekolokasi memungkinkan mereka untuk menjebak, menangkap, dan memakan ikan dan cumi-cumi.

Lumba - Lumba dengan Teman lainnya

Lumba-lumba sangat sosial, dan para ilmuwan masih menemukan detail menarik tentang bagaimana mamalia air bersosialisasi satu sama lain. Pada 2015, para ilmuwan di Harbor Branch Oceanographic Institute di Florida Atlantic University menerbitkan penelitian di jurnal Ilmu Kelautan Mamalia tentang jejaring sosial lumba-lumba. Setelah menghabiskan lebih dari enam tahun melacak 200 lumba-lumba hidung botol di Indian River Lagoon Florida, para ilmuwan menemukan bahwa lumba-lumba memiliki teman. Alih-alih menghabiskan waktu yang sama dengan lumba-lumba di sekitar mereka, hewan sebenarnya memisahkan diri menjadi kelompok teman. Sama seperti manusia, lumba-lumba tampaknya lebih suka ditemani oleh rekan-rekan tertentu daripada yang lain.

Setiap Lumba - Lumba Merespon Namanya Sendiri

Lumba-lumba tidak berenang dengan label nama, tetapi setiap lumba-lumba memiliki peluit unik. Para ilmuwan percaya bahwa lumba-lumba menggunakan peluit tanda tangan ini seumur hidup, dan lumba-lumba betina bahkan dapat mengajar anak lembu peluit mereka sebelum mereka dilahirkan. Lumba-lumba menggunakan peluit tanda tangan mereka untuk saling memanggil satu sama lain dan mungkin dapat mengingat peluit lumba-lumba lain setelah beberapa dekade terpisah.

Ada 44 Jenis Lumba - Lumba Yang Berbeda

Meskipun lumba-lumba hidung botol adalah yang paling terkenal dan dikenal, ada 43 spesies lumba-lumba lainnya. Sebagian besar spesies hidup di lautan sedang dan tropis, tetapi beberapa hidup di samudera atau sungai yang lebih dingin. Bergantung pada spesies mereka, lumba-lumba dapat sangat bervariasi dalam atribut fisik dan perilaku mereka. Misalnya, spesies lumba-lumba terbesar, Orca (juga disebut Killer Whale), bisa sepanjang 30 kaki 10 kali lebih lama dari lumba-lumba terkecil.

Lumba - Lumba Tidak Menggunakan Giginya Untuk Makan

Lumba-lumba memiliki gigi, tetapi mereka tidak menggunakan chompers untuk mengunyah makanan. Sebagai gantinya, lumba-lumba menggunakan giginya untuk menangkap mangsa (ikan, krustasea, dan cumi-cumi) dan menelannya utuh. Karena mereka tidak lagi mengunyah, pencernaan terjadi di perut mereka atau, lebih tepatnya, di bagian perut mereka. Lumba-lumba memiliki banyak ruang perut, salah satunya dikhususkan untuk pencernaan, sementara ruang lainnya menyimpan makanan sebelum dicerna.

No comments:

Post a Comment